April 6, 2025

PKBM Bina Warga Tirtajaya Harapan Bangsa, Gelar Kegiatan Pembelajaran Sejarah Kemerdekaan

Karawang Lensa Informasi Com – Para Pendidik dan Tenaga kependidikan (PTK) Lingkup PKBM Bina Warga Tirtajaya bersama Peserta didik, Paket A dan C dalam kegiatan pembelajaran sejarah edisi Kemerdekaan

di Rumah Sejarah Jioukisong dalam kegitan PKBM Bina Warga Tirtajaya. dipimpin oleh Ketua Yayasan Rio Roy Aprian, guru Anton Samudera, S.Hum & Dedi Irawan, S.Hum PKBM Bina Warga Tirtajaya

Di sela-sela memperingati Hari Pahlawan tahun ini, Ketua Yayasan Rio Roy Aprian berpesan kepada seluruh anak Didik diberikan motivasi Semangat Kepahlawanan kepada seluruh anak didiknya, bahwa dalam sejarah Bangsa Indonesia mencatat, begitu sedih dan pilu, rasa Luka dan sabetan teriris-iris menyayat hati kita sebagai anak cucu dari para pahlawan yang telah gugur secara beringas, oleh para penjajah pada masa lampau.

Peristiwa piluh itu dirasakan oleh Pahlawan-pahlawan kita waktu itu, mereka menjadi korban keganasan para kolonial, bukan karena terlilit hutang, bukan karena mereka adalah penjahat, namun krn membela Bangsa,perjuangan tanpa pamrih,tanpa kenal lelah,perasaan mendara daging tiada hari tanpa semangat, tiada hari tanpa ketakutan, tiada hari tanpa membalut merah putih.tiada hari tanpa mengangkat Banbu runcing sebagai Lambang ksatria pahlawan Indonesia.

Saat ini jangan katakan kita sudah merdeka.jika kita masih terbelenggu dengan kemiskinan, kebodohan, gizi buruk, stunting, kemerosotan mental/ moral, keterbelakangan idealisme.

Bentuk-bentuk penjajahan masa kini adalah bukan lagi Indonesia dijajah dengan senjata canggih, namun dijajah dengan Peredaran narkoba, seks bebas, human Trafiking, gerakan intoleran, perang dingin dengan membenturkan Isu SARA, dan penyebaran faham radikal.siapa Pahlawan yang bisa melawan penjajahan terselubung? Untuk menjawab pertanyaan diatas perlu seluruh kita Warga negara berkomitmen memeranginya.pundak kepahlawanan kini menjadi tanggungjawab kita sebagai pendidik yang sering disebut Tulang Punggung Bangsa Indonesia.mari kita kembali sebagai Pendidik yang adalah PAHLAWAN tanpa Tanda jasa, tapi kitalah sebagai central edukasi bagi anak bangsa yang dapat berlindung dan berharap untuk bangkit menggantikan para Pahlawan yang telah gugur.

Kepada seluruh Peserta didik, Ketua Yayasan Rio Roy Aprian berpesan bahwa: seluruh kita berjuang melawan senjata penjajah sangat modern, salah satunya adalah munculnya Revolusi Industri 4.0. Untuk itu dengan salah satu cara mengangkat senjata yang ampuh adalah mengangkat derajat Bangsa Indonesia dengan kepintaran, kecerdasan, dan kemandirian.disitulah wujud jati diri bangsa diakui Dunia.mari kita berjuang demi kejayaan Indonesia Khususnya, Pungkasnya

(Reds)