April 6, 2025

Karawang – lensa informasi com – Selama arus balik Lebaran 2024, lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) padat, terutama di jalur contraflow menuju Jakarta. Banyak kendaraan terjebak di sana, menyebabkan keterlambatan dalam waktu tempuh pemudik. Perjalanan dari GT Cikampek ke Exit Tol Karawang Barat bisa memakan waktu hingga 2 jam.

Menurut penelusuran media SIN, mereka melakukan tap in di GT Cikampek Utama pada pukul 06.30 WIB dan baru tiba di Jalan Tol Layang MBZ KM 47 pada pukul 09.00 WIB. Dengan demikian, rata-rata kecepatan kendaraan hanya sekitar 9 kilometer per jam. Akibatnya, banyak kendaraan terpaksa diparkir di bahu jalan karena kehabisan bahan bakar.

Selain itu, pertemuan antara jalur contraflow dan jalur normal tidak dilakukan di KM 47 seperti yang diharapkan.

Hingga KM 42 kendaraan yang berada di jalur contraflow belum dialihkan menuju jalur normal. Padahal, kondisi lalu lintas di sisi jalur normal (kiri) terpantau sudah lenggang.

Untuk diketahui sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) mulanya menerapkan contraflow 2 lajur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek sejak pukul 13.14 WIB pada Senin (15/4/2204), atas diskresi dari pihak Kepolisian.

Dalam keterangan terbarunya, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT), Ria Marlinda Paallo, menuturkan contraflow memang diperpanjang hingga Tol Japek KM 36 untuk mengurai kepadatan.

“Dilakukan perpanjangan contraflow 1 lajur dari KM 47 hingga KM 36 arah Jakarta Ruas Jolan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 19.55 WIB pada Senin (15/4/2024), ” imbuhnya.

Red